Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Home

Majalah Elektronika dan Digital Circuit Cellar (Februari & Januari 2010)
Written by Mujahidin   
Saturday, 06 February 2010

 

 

Download disini = Januari 2010 , Februari 2010

Last Updated ( Saturday, 06 February 2010 )
 
Memahami Sistem Komuniksi Data Serial Menggunakan Protocol I2C
Written by Mujahidin   
Thursday, 07 May 2009

 Mengatasi terbatasnya jumlah kaki IC prosesor, berapa perusahaan IC mengembangkan teknik transfer data secara seri untuk menghubungkan IC prosesor ke IC pendukungnya, transfer data secara seri antar IC ini tidak ada hubungannya dengan transfer data seri yang biasa dipakai untuk modem.

Sebuah IC memori dengan kapasitas 2 KiloByte yang dibentuk dengan teknik transfer data secara pararel paling tidak mempunyai 24 kaki, yaitu :

  •  8 kaki untuk jalur data,
  •  11 kaki untuk jalur penomoran memori (jalur alamat),
  •  3 kaki untuk jalur kontrol,
  •  2 kaki untuk catu daya.

Memori yang sama kalau dibentuk dengan teknik transfer data secara seri mempunyai 8 kaki, dan hanya 2 atau 3 kaki yang perlu dihubungkan ke prosesor. Dengan demikian IC dengan teknik transfer data secara seri banyak dipakai dalam rancang bangun peralatan berbasis prosesor.

Teknik transfer data secara seri antar IC dikembangkan oleh 3 perusahaan IC, yang pertama adalah teknik I2C (Inter Integrated Circuit) yang dikenalkan oleh Philips, teknik SPI (Serial Peripheral Interface) dari Motorola dan teknik MicroWire ciptaan National Semiconductor.

Teknik I2C memakai 2 jalur untuk keperluan transfer data secara seri, sedangkan SPI dan MicroWire memakai 3 jalur. Semua teknik mempunyai 1 jalur untuk Clock, I2C hanya punya satu jalur data 2 arah, sedangkan SPI dan MicroWire mempunyai 2 jalur data satu arah, masing-masing untuk jalur data masuk dan jalur data keluar.

Konsep I2C

I2C termasuk jenis komunikasi serial dengan tipe protokol Synchronous, dimana setiap bit data masuk atau data keluar seirama atau sinkron dengan perubahan clock.

Hal ini sangat beda dengan RS-232 dan tipe potrocol asynchronous yang lain yang tidak mempunyai clock, akan tetapi pada tipe asynchronous data masuk dan data keluar berdasarkan pada kecepatan tertentu yang konstan.

I2C versi 1.0 dikenalkan oleh Philips pada tahun 1992, direvisi menjadi versi 2.0 pada tahun 1998, setahun kemudian direvisi lagi menjadi versi 2.1

Komunikasi data secara I2C dilakukan melalui dua saluran, masing-masing adalah

  •  saluran data secara seri (SDA) = Serial Data
  •  saluran clock (SCL) = Serial Clock

kedua saluran ini dikenal sebagai I2C Bus yang dipakai menghubungkan banyak IC I2C untuk berbagai macam keperluan.

Last Updated ( Thursday, 07 May 2009 )
Read more...
 

Voucher Elektric Termurah

SPONSOR

  

  

Polling

What do you like? ( Mana yang anda suka? )
 

Free Resource For Embedded Holic

A T T E N T I O N

Anda Di HALAL-KAN MENGCOPY-PASTE isi dari BLOG ini.

Bagi pengunjung yang suka dan nyaman dengan isi Blog ini silahkan di nikmati dan dikunjungi lagi lain waktu, Bagi yang tidak suka Jangan pernah lagi mengunjungi Blog ini.

Kami lebih suka menerima saran dan kritikan dari anda dengan mencantumkan data sesuai identitas resmi anda.

Who's Online

We have 2 guests online

Visitor Counter

Today59
Yesterday258
All109763

(C) Fliesenstadt


 

DISCLAIMER :

MATERIAL PUBLISHED ON THIS BLOG IS SUBMITTED BY OWNER. MOST OF THE MATERIAL ON THIS BLOG IS NOT MADE BY ME. I ONLY COLLECT THEM AND PUT THEM IN MY GALLERIES. ALL NEWS HAVE BEEN GATHERED FROM THE INTERNET, FROM FREE SITE, FORUM, FRIENDS, USERS ETC. AND ARE BELIEVED TO BE IN THE "PUBLIC DOMAIN". IF YOU ARE THE RIGHTFULL OWNER OF ANY MATERIAL AND WANT IT REMOVED PLEASE CONTACT ME AND I WILL REMOVE IT IMMEDIATELY ON DEMAND