<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<!-- generator="FeedCreator 1.7.2" -->
<rss version="2.0">
	<channel>
		<title>Joomla! powered Site</title>
		<description>Joomla! site syndication</description>
		<link>http://iddhien.com</link>
		<lastBuildDate>Wed, 08 Sep 2010 20:47:27 +0100</lastBuildDate>
		<generator>FeedCreator 1.7.2</generator>
		<image>
			<url>http://iddhien.com/images/M_images/joomla_rss.png</url>
			<title>Powered by Joomla!</title>
			<link>http://iddhien.com</link>
			<description>Joomla! site syndication</description>
		</image>
		<item>
			<title>Memahami Sistem Komuniksi Data Serial Menggunakan Protocol I2C</title>
			<link>http://iddhien.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=100&amp;Itemid=106</link>
			<description>Mengatasi terbatasnya jumlah kaki IC prosesor, berapa perusahaan IC mengembangkan teknik transfer data secara seri untuk menghubungkan IC prosesor ke IC pendukungnya, transfer data secara seri antar IC ini tidak ada hubungannya dengan transfer data seri yang biasa dipakai untuk modem.Sebuah IC memori dengan kapasitas 2 KiloByte yang dibentuk dengan teknik transfer data secara pararel paling tidak mempunyai 24 kaki, yaitu :  8 kaki untuk jalur data,  11 kaki untuk jalur penomoran memori (jalur alamat), 3 kaki untuk jalur kontrol,  2 kaki untuk catu daya.Memori yang sama kalau dibentuk dengan teknik transfer data secara seri mempunyai 8 kaki, dan hanya 2 atau 3 kaki yang perlu dihubungkan ke prosesor. Dengan demikian IC dengan teknik transfer data secara seri banyak dipakai dalam rancang bangun peralatan berbasis prosesor.Teknik transfer data secara seri antar IC dikembangkan oleh 3 perusahaan IC, yang pertama adalah teknik I2C (Inter Integrated Circuit) yang dikenalkan oleh Philips, teknik SPI (Serial Peripheral Interface) dari Motorola dan teknik MicroWire ciptaan National Semiconductor. Teknik I2C memakai 2 jalur untuk keperluan transfer data secara seri, sedangkan SPI dan MicroWire memakai 3 jalur. Semua teknik mempunyai 1 jalur untuk Clock, I2C hanya punya satu jalur data 2 arah, sedangkan SPI dan MicroWire mempunyai 2 jalur data satu arah, masing-masing untuk jalur data masuk dan jalur data keluar.Konsep I2CI2C termasuk jenis komunikasi serial dengan tipe protokol Synchronous, dimana setiap bit data masuk atau data keluar seirama atau sinkron dengan perubahan clock. Hal ini sangat beda dengan RS-232 dan tipe potrocol asynchronous yang lain yang tidak mempunyai clock, akan tetapi pada tipe asynchronous data masuk dan data keluar berdasarkan pada kecepatan tertentu yang konstan.I2C versi 1.0 dikenalkan oleh Philips pada tahun 1992, direvisi menjadi versi 2.0 pada tahun 1998, setahun kemudian direvisi lagi menjadi versi 2.1Komunikasi data secara I2C dilakukan melalui dua saluran, masing-masing adalah  saluran data secara seri (SDA) = Serial Data saluran clock (SCL) = Serial Clockkedua saluran ini dikenal sebagai I2C Bus yang dipakai menghubungkan banyak IC I2C untuk berbagai macam keperluan. </description>
			<category>Elektronika Digital - Elektronika Digital</category>
			<pubDate>Thu, 07 May 2009 22:28:59 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>AVR Doper (AVR-USB Downloader)</title>
			<link>http://iddhien.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=99&amp;Itemid=111</link>
			<description>AVR Doper kompatibel dengan STK500 In System Programmer (ISP) dan High Voltage Serial Programmer (HVSP). AVR Doper ini sudah dilengkapi (Built in) dengan USB to Serial Adapter agar bisa dihubungkan dengan komputer yang sekarang ini sudah jarang dilengkapi dengan Serial Port Interface.AVR Doper merupakan desain up-to-date karena mengimplementasikan komunikasi USB pada firmwarenya langsung dengan USB CDC Class specification. Selain itu juga AVR Doper disini tidak menggunakan Controller atau Converter khusus untuk USB.Pada implementasi firmware AVR Doper dirancang agar bisa berkomunikasi pada kecepatan USB LOW Speed. Karena AVR kecepatan instruksinya adalah satu siklus clock sangat dimungkinkan untuk mengimplementasikan coding NRZI dan Bit-Stuffing serta Administrative task yang lain yang merupakan persyaratan protokol komunikasi dengan USB. Dengan implementasi firmware USB ini akan membuat interafcing ke USB menjadi lebih mudah daripada interfacing ke RS-232.Pada Firmware AVR Doper ini mengoptimalkan penggunaan Signal PWM dan sebuah chanel ADC yang difungsikan sebagai Step-Up DC converter, hal ini dimaksudkan untuk menghemat biaya dan juga menghemat ukuran board PCB yang digunakan sebagai ganti DC converter control circuit yang terpisah.Akhirnya diharapkan AVR Doper ini menjadi tool yang berguna bagi para hobbyists dan juga para pemula yang ingin memulai belajar AVR, dan tentunya dengan biaya yang mimnimum untuk membuat tool ini.  Schematic AVR Doper  Photo AVR Doper Beberapa fiture yang dimiliki adalah sebagai berikut :</description>
			<category>AVR Microcontroller - AVR Microcontroller</category>
			<pubDate>Mon, 23 Mar 2009 22:34:07 +0100</pubDate>
		</item>
	</channel>
</rss>
